Minggu, 16 Desember 2012

Tata Cara Mandi Wajib Menurut Bimbingan Islam

Tata Cara Mandi Wajib Menurut Bimbingan Islam
1.Berniat dalam hati, tidak perlu dilafazkan. Contoh Niat, “Bismillâhi al-Rahmâni al-Rahîm, sengaja aku mandi wajib (membersihkan hadas dan najis) karena Allâh  subhânahu wata`âlâ.
2.Membasuh Seluruh Anggota Badan. Pada saat membasuh anggota badan, ada beberapa hal yang disunatkan:
a.Mulailah dengan mencuci kedua tangan tiga kali.
b.Kemudian membasuh kemaluan.
c.Lalu berwudhu’ secara sempurna, seperti halnya wudhu’ untuk shalat. Mulai dari sebelah kanan.
d.Kemudian menuangkan air ke atas kepala sebanyak tiga kali sambil menyelang-menyelangi rambut agar air sampai membasahi urat-uratnya. (ini khusus membasahi kepala saja atau sama dengan seseorang membersihkan rambutnya pakai shampo).
e.Lalu mengalirkan air keseluruh badan dengan memulai sebelah kanan lalu sebelah kiri tanpa mengabaikan kedua ketiak, bagian dalam telinga, pusar dan jari-jari kaki serta menggosok anggota tubuh yang dapat digosok. Mengalirkan air sedikitnya tiga kali. Selesai.
f.Khusus untuk perempuan yang berambut panjang tidak diwajibkan menguraikan rambutnya seperti laki-laki. Sabda Rasul Allâh SAW, “Bahwa seseorang perempuan bertanya kepada Rasul Allâh SAW: “Jalinan rambutku amat ketat, haruskah diuraikan jika hendak mandi janabah? ”Rasul AllâhSAW menjawab: “Cukuplah bila engkau menuangkan ke atasnya air tiga kali, kemudian engkau timbakan ke seluruh tubuhmu. Dengan demikian engkau telah suci.” (HR. Ahmad, Muslim, dan Tirmidziy).
Semua aturan ini berdasarkan pemahaman prinsip-prinsip ajaran Islam, yang mengandung hikmah dan kebaikan untuk semua manusia, terutama sekali bagi umat islam, untuk menjaga kepuasan bagi sesama pasangan berdasarkan tujuan awal dari pernikahan yaitu ibadah kepada Allâh, serta untuk menjaga kelestarian keturunan, disamping suatu wadah penyaluran hasrat sex yang dimiliki manusia kepada lawan jenis secara sehat dan bermartabat lagi terhormat. Maka bertakwalah kepada Allâh dan ta`atlah.
Ketahuilah, pada hakekatnya maksud dari syari`at adalah mentaati Allâh secara mutlak, karena manusia hanya dapat mengkaji, memahami dan mengamalkannya berdasarkan kemampuan intelektual yang dianugerahkan-Nya.
Dalam berbagai literatur ditemukan banyak fatwa-fatwa ulama tentang perempuan, berkisar antara profesi dan status perempuan sebagai mitra laki-laki dalam urusan mu`amalah, namun dalam masalah ibadah, perempuan mendapat tempat tersendiri. Contoh, perempuan yang haid tidak diwajibkan melakukan shalat, sampai ia suci, dari haid atau bahkan dalam keadaan nifas juga termasuk dalam kategori ini. Contoh lain, seorang isteri yang ingin berpuasa sunat dalam keadaan yang sama ia harus menuhi hasrat seksual suaminya, pada saat itu, bagi sang isteri tidak ada pilihan lain, hanya memenuhi hasrat suaminya, dengan ikhlas, akan menjadi ibadah baginya, melebihi puasanya yang akan dilakukan.
Lelaki (suami) yang bertaqwa, tentulah tidak meminta istrinya membatalkan puasa, hanya karena ingin memenuhi hajat libidonya. Hamba yang mukmin dan muttaqin, tentulah mampu mengendalikan hasratnya.
Demikian Islam menghormati kaum laki-laki dan menghargai perempuan dengan pahala yang seharusnya berada dalam keinginan yang tidak terbayangkan. Dan banyak lagi peluang-peluang terhormat lainnya terkadang diabaikan atau bahkan meremehkannya. Nabi Muhammad SAW pernah mengisyaratkan, “kalaulah tidak dilarang makhluk menyembah makhluk, maka akan aku perintahkan isteri menyembah pada suaminya.”
Begitu berharganya penghormatan yang diberikan kepada sang suami. Konsekuensi dari penghormatan terhadap suami (lelaki) ini, maka seorang suami bertanggungjawab terhadap perlindungan dan kasih sayang tercurah dengan tulus kepada istrinya.
Di mata sang isteri hanya suaminya menjadi sanjungan, setelah kecintaan kepada Allâh dan Rasul.
Maklumilah, bahwa Allah pula yang mewasiatkan kepada setiap manusia agar menghormati dan berterima kasih kepada kedua orang tua (ayah dan bunda).
Di sini terletak pokok akhlak mulia itu.


sumber : http://ali-alvin-ibrahim.blogspot.com/2011/10/cara-belajar-yang-baik-dan-benar.html#comment-form

Senin, 19 November 2012

PROFILE S4 (SUPERSTAR 4)

S4 adalah boyband Indonesia-Korea. S4 sendiri merupakan singkatan dari Superstar 4. Mereka adalah boyband pendatang baru yang dipilih melalui proses audisi dari sebuah acara Galaxy Superstar 2012 dan kemudian disatukan menjadi boyband. S4 sendiri merupakan singkatan dari Sweet, Sexy, Sentimental dan Smart. S4 yang merupakan garapan YS Media Entertainment bekerjasama dengan agensi Rainbow Bridge asal Korea.


Boyband ini telah merilis single pertama mereka yang berjudul "She's my girl". Dalam lagu ini, salah satu personil 4minute yaitu HyunA juga turut menyumbangkan suaranya. Single ini dikerjakan oleh produser terkenal dari Korea, Kim Do Hoon. Selain itu, S4 juga bekerjasama dengan G.NA dalam proses pembuatan lirik pada lagu ini.

Sekilas tentang profil singkat dari S4, dan sekarang kita akan masuk ke profil pribadi para personilnya...


Nama lengkap : Firly Firliana (SEXY)
Nama panggilan : Firly (피르리)
TTL : Lhokseumawe, 15 Desember 1987
Posisi : Leader, rapper, vokalis, dancer
Tinggi badan/Berat badan : 184cm / 72kg
  
Nama lengkap : Jefri Haris Gurusinga (SWEET)
Nama panggilan : JEJE (제제)
TTL : Namorambe, 30 Maret 1989
Posisi : Lead vocal,
Tinggi badan/Berat badan : 178cm / 67kg
Nama lengkap : Arthur Stefano Anapaku (SENTIMENTAL)
Nama panggilan : Arthur (아르쑤르)
TTL : Waingapu - Kupang, NTT, 19 September 1991
Posisi : Visual, rapper, vokalis
Tinggi badan/Berat badan : 183 cm / 65kg
Nama lengkap : Alif Rizky Prihantoro (SMART)
Nama panggilan : Alif (알 리프)
TTL : Tegal, Jawa Tengah, 24 November 1993
Posisi : Maknae, dance machine
Tinggi badan/Berat badan : 175cm / 62kg
S4 #1
Sumber : http://furyik.blogspot.com/2012/10/profil-boyband-s4.html & http://shin-jye-han.blogspot.com/2012/10/profil-superstar-4-s4.html